Kisah Seorang Lansia, Tukang Ojek Beberapa hari yang lalu, saat menunggu angkot untuk berangkat kerja, saya dihampiri oleh tukang ojek yang sudah berumur dan menawarkan jasa ojeknya kepada saya. Namun saya menolak, dikarenakan saya sudah melihat angkot yang ingin saya naiki sedang menurunkan penumpang di ujung jalan. Bapak itu sedikit membujuk dan menawarkan harga Rp 5.000,- untuk biaya menaiki jasa ojek yang ditawarkan. Ongkos untuk menaiki angkot saat ini adalah Rp 4.000,-. Saat itu saya memilih untuk menaiki ojek tersebut, karena dengan naik ojek tersebut, saya tidak perlu berjalan jauh menuju tempat kerja. Di tengah perjalanan, bapak supir ojek itu bercerita bahwa dia menerima berapapun yang dibayar oleh pelanggan. berapa ikhlas pelanggan untuk bayaran itu,ia akan terima. Pagi itu masih dingin, tapi bapak itu tetap semangat mencari rezki yang halal. padahal untuk seusia bapak itu, dia seharusnya sudah menikmati hidup di rumah bersama anak d...